Jaringan Saraf Tiruan Diagnosa Penyakit Kanker Paru-Paru Menggunakan Metode Hebb Rule
Abstract
Kanker paru adalah keganasan yang berasal dari luar paru (mentatasis tumor paru) maupun yang berasal dari paru sendiri, dimana kelainan dapat disebabkan oleh kumpulan perubahan genetika pada sel epitel saluran napas, yang dapat mengakibatkan proliferasi sel yang tidak dapat dikendalikan. Metode hebb rule dilakukan dengan cara memperbaiki nilai bobot sedemikian rupa sehingga jika ada 2 neuron yang terhubung, dan keduanya pada kondisi ‘hidup’ (on) pada saat yang sama, maka bobot antara keduanya dinaikkan. Dengan metode ini diharapkan mampu menyelesaikan masalah untuk mengetahui data hasil diagnosa penderita. Penelitian ini membahas agar proses yang dilakukan untuk mengolah data gejala yang dipilih sesuai dengan yang sialami, maka dibangun aplikasi dengan menggunakan visual basic 2006 sebagai editor untuk mengedit program.
References
[2] Novy Akti Handayani, Irawan Dwi Wahyono, Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Saluran Pernapasan Yang Di Picu Penggunaan Air Conditioner (Ac) Dengan Menggunakan Demster Shafer.
[3] Hedisasrawan, Pengertian Sistem Menurut Para Ahli, 2014.
[4] Uin Malang, AhmedMiezmar Kecerdasan Buatan, 2012.
[5] Indra Beebe, Representasi Logika Representasi Pengetahuan, 2013.
[6] Achmad Yusron Arif, Pengertian Diagnosa Beserta Tahapan Melakukan Diagnosa, 2018.
[7] Pahmi Ritonga, Pengertian Unified Modeling Language (UML) Dan Modelnya Menurut Pakar Dan Ahli, 2015.
[8] Adi Nugroho, Pengguanaan Unified Modeling Language (UML), 2016.
[9] S. T. Dan Halgen, Pengertian Diagnosis, 2011, M. S. S. Rosa, Rekayasa Perangkat Lunak Terstruktur Dan Berorientasi Objek, 2015.
[10] Sulindawaty, Muhammad Fathoni, 2010, Pengantar Analisa Perancangan "Sistem", Saintikom,9 (2), 504-508.
[11] W Komputer , Visual Basic.net, 2008.
[12] Madcoms, Microsoft Access Untuk Pemula, 2008.
Copyright (c) 2021 Julita Sinurat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (Refer to The Effect of Open Access).


.png)
.png)


