Pengaruh Tren Clean Beauty Terhadap Minat Beli Produk Sumia Skin Clinic di Bandar Lampung

  • Saskia Andini Dini * Mail Universitas Malahayati, Indonesia
Keywords: Tren Clean Beauty, Minat Beli, Perilaku Konsumen, Sumia Skin Clinic

Abstract

Pergeseran paradigma konsumsi di industri kecantikan mendorong meningkatnya perhatian konsumen terhadap aspek keamanan bahan, transparansi formulasi, dan keberlanjutan lingkungan yang terangkum dalam gerakan clean beauty. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tren clean beauty terhadap minat beli produk perawatan kulit (skincare) pada Sumia Skin Clinic di Bandar Lampung. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan metode analisis Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (PLS-SEM) menggunakan bantuan peranti lunak SmartPLS 3.0. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada konsumen Sumia Skin Clinic di Bandar Lampung dengan jumlah responden sebanyak 100 orang. Hasil pengujian model struktural menunjukkan bahwa tren clean beauty berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen dengan koefisien jalur (path coefficient) sebesar 0,590, nilai t-statistic sebesar 8,553 (> 1,96), dan p-value sebesar 0,000 (< 0,05). Nilai R-Square sebesar 0,348 mengindikasikan bahwa variabel tren clean beauty mampu menjelaskan variasi minat beli sebesar 34,8%, sedangkan sisanya sebesar 65,2% dijelaskan oleh faktor-faktor lain di luar model penelitian ini. Implikasi praktis dari penelitian ini menekankan pentingnya klinik kecantikan lokal untuk memperkuat komunikasi pemasaran berbasis transparansi kandungan produk, sertifikasi halal, dan formulasi alami demi mengoptimalkan minat beli konsumen secara berkelanjutan.

References

Bom, S., Jorge, J., Ribeiro, H. M., & Marto, J. (2022). A step forward on sustainability in the cosmetics industry: A review. Journal of Cleaner Production, 225, 270–290.
Dewi, S., & Santoso, B. (2024). Pengaruh endorsement influencer TikTok terhadap loyalitas konsumen pada merek clean beauty. Jurnal Manajemen Pemasaran Indonesia, 19(1), 45–58.
Euromonitor International. (2023). The Evolution of Clean and Natural Beauty in Indonesia. Euromonitor Market Insights.
Ferdinand, A. (2006). Metode Penelitian Manajemen: Pedoman Penelitian untuk Penulisan Skripsi, Tesis dan Disertasi Ilmu Manajemen. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Grand View Research. (2023). Clean Beauty Market Size, Share & Trends Analysis Report by Product, by Distribution Channel, and Segment Forecasts 2021 - 2028. Grand View Research Insights.
Hair, J. F., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., & Sarstedt, M. (2022). A Primer on Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) (3rd ed.). Sage Publications.
Kotler, P., & Armstrong, G. (2023). Principles of Marketing (7th ed.). Prentice Hall.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2022). Marketing Management (15th ed.). Pearson Education.
Nielsen. (2023). Consumer Preferences for Sustainable and Natural Beauty Products in Southeast Asia. Nielsen Insights.
Rahmawati, D., & Dewi, S. (2022). Pengaruh tren clean beauty terhadap perilaku konsumen produk kecantikan di Indonesia. Jurnal Manajemen Pemasaran Indonesia, 17(2), 85–96.
Schiffman, L. G., & Kanuk, L. L. (2010). Consumer Behavior (10th ed.). Pearson Education.
Smith, A., & Johnson, M. (2022). The clean beauty movement: A study of consumer behavior and brand transparency. Journal of Cosmetic Science and Marketing, 14(3), 112–126.
Wahyudianto, T. (2023). Analisis Perilaku Konsumen dan Minat Beli pada Industri Kreatif. Pustaka Akademika.
Wunderman Thompson. (2023). Generation Z and the Future of Clean Cosmetic Consumption. Wunderman Thompson Intelligence Reports.
Dimensions Badge
Published
2026-08-09
How to Cite
Dini, S. A. (2026) “Pengaruh Tren Clean Beauty Terhadap Minat Beli Produk Sumia Skin Clinic di Bandar Lampung”, Jurnal Akutansi Manajemen Ekonomi Kewirausahaan (JAMEK), 6(3), pp. 477-485. doi: 10.47065/jamek.v6i3.2924.